Monthly Archives: September 2008

City of Tomorrow (CITO)

Rupanya Kota Surabaya saat ini bukan saja kebanjiran mal, tetapi superblok dimana dalam satu kawasan terdapat mal, perkantoran, apartemen, hotel, dan universitas. Salah satu superblock yang terlengkap di Surabaya Selatan adalah City of Tomorrow atau lebih dikenal dengan CITO.

Superblok yang memiliki luas 170 ribu meter persegi ini berdiri di area seluas 2,6 Ha milik Lippo Group. Di area itu direncanakan akan dibangun 1700 ruang ritel (mall), enam tower perkantoran, 248 unit kondomonium (The Aryaduta Residences), hotel berbintang lima (The Aryaduta Hotel) dan Universitas Pelita Harapan Surabaya.

Dibandingkan kawasan Surabaya yang lain, Surabaya bagian Selatan ini terbilang cepat dalam kemajuan ekonomi dan pengembangan wilayah. Sejumlah pusat perbelanjaan sekelas hypermart dan matahari departement store telah hadir di sana. Perkantoran pun bertumbuhan seiring dengan mekarnya kawasan itu. Apalagi di kawasan Waru Surabaya Selatan ini juga telah berdiri aneka industry makanan olahan, bahan pangan agribisnis dan agro industry, garmen, dan produk peralatan rumah tangga.

Maraknya pertumbuhan industry di kawasan tersebut tidak terlepas dari factor letak yang sangat strategis dekat dengan bandara internasional Juanda, disamping ketersediaan infrastruktur perkotaan yang memadai. Kawasan ini juga menjadi pintu utama bagi arus lalu lintas dari dan ke Surabaya dari seluruh kota di Jatim bagian timur dan selatan. Pantaslah jika pengelola CITO berkeyakinan bakal menarik pangsa pasar lebih besar. Tidak saja untuk warga Surabaya, namun juga penduduk Sidoarjo, Malang, dan pelaku bisnis yang menjadikan Surabaya tempat transit. Keyakinan ini tidaklah berlebihan jika dilihat dari letak CITO yang berada diantara Jl. Ahmad Yani dan Gerbang Tol Waru II

Bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis atau menarik lebih besar awareness segmen pasar Anda, bangunan 4 lantai ini menjadi pilihan tepat untuk berpameran dan kegiatan promosi lainnya. Di sana terdapat Atrium dengan total luas sekitar 1000 meter persegi untuk aneka kegiatan promosi. Harganya sewanya sekitar Rp 10 ribu per meter.

Cito ini masih terbilang pemain baru di Surabaya Selatan. Baru Juni 2007 lalu dilaunchingkan sehingga masih perlu pembenahan untuk menyempurnakan bangunan dan mempertajam segmentasinya. Direncanakan dalam mal ini akan dibangun ball room. Untuk pengelolaannya bekerja dengan hotel dalam group perusahaannya.

Alamat : Jl. Ahmad Yani No.1. T : 031-827 5888 & 031-827 3888

Tinggalkan komentar

Filed under venue

ROYAL PLAZA SURABAYA

Di tengah maraknya keberadaan mal di Surabaya Selatan, Royal Plaza (Roza) milik PT Dwi Manunggal, Pakuwon Group ini tetap eksis dalam kompetisinya merebut sebanyak-banyaknya perhatian pengunjung. Mal yang berdiri di atas lahan seluas 4,2 hektar dan luas bangunan 150 ribu meter persegi ini memang tampil berbeda. Meski berkonsep memadukan mal dan trade center, Roza memahami benar kebutuhan dan trend masyarakat saat ini. Masyarakat yang tidak hanya membutuhkan mal untuk berpromosi, berbelanja dan refreshing, tetapi juga meeting, gathering, bahkan kegiatan keagamaan pun diadakan di mal. Dan, Roza mencukupi kebutuhan itu..

Jika Anda ingin berpameran atau launching product, terdapat 2 Atrium di lantai Ground yang disewakan. Atrium utama berbentuk oval seluas 375 meter persegi dan area lebih kecil lagi di selatan yaitu SouthPoint seluas 270 meter persegi. Untuk tariff sewanya, pengelola mengenakan untuk Atrium utama sebesar Rp 35 juta dan South Point sebesar Rp 25 juta. Keduanya harus diambil selama satu minggu. Sedangkan untuk pemakaian khusus weekend, tarifnya Rp 12 juta Atrium dan Rp 8 juta South Point per harinya. Produk susu Nutrilon dan Nestle pernah memakai area ini untuk launching produknya. Menyusul pameran otomotif Toyota Astra Motor.

Selain itu di tiap lantainya juga ada sejumlah titik area promosi seluas 192 meter persegi dan 270 meter persegi. Kedua area ini disewakan minimal satu minggu dengan tariff yang lebih murah yaitu mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 12,5 juta per minggunya. Kalau Anda ingin menyewa per harinya, Mustafa Centre berukuran 28 x 8 meter di Upper Ground juga menarik dipakai

Jika Anda ingin mengadakan meeting dan seminar di ruang tertutup cobalah menggunakan fungtion room di lantai 3 seluas 200 meter persegi. Disewakan sebesar Rp 900 ribu per hari sudah termasuk stage, 120 kursi, dan sound system standar. Di bulan September ini, pengelola berencana membuka satu ruang lagi di lantai 2 dengan luas lebih besar sekitar 300 meter persegi.

Lahan parkir outdoor seluas 12 x 200 meter juga cocok untuk event music. Sewanya termasuk loading H-1 dikenakan Rp 25 juta per hari. Sejumlah perusahaan ternama seperti Honda, Telkom, dan Rokok Country pernah menyewa area ini untuk event music yang mengiringi launching produknya.

Selain harga yang relative terjangkau untuk segmen menengah, lokasi mal yang dilaunchingkan pada Oktober 2006 ini pun sangat mudah dijangkau oleh berbagai angkutan kota. Jaraknya sekitar satu kilo meter baik dari stasiun dan terminal.

Alamat : Jl. A. Yani No. 16 – 18, T : 031 7665352,70671433

Tinggalkan komentar

Filed under venue

SUPERMAL PAKUWON INDAH

Sejak pertama kali dilaunchingkan tahun 2003 Supermal Pakuwon Indah (SPI) berhasil menjadi magnit bagi pertumbuhan Centre Business District (CBD) di kawasan perumahan elit Surabaya Barat. Bangunan tiga lantai di area seluas 90 ribu meter persegi milik PT Pakuwon, Pakuwon Group ini menghadirkan “one stop servicing all maters”. Di sini Anda dapat benar-benar menikmati wisata mal yang nyaman, terlengkap, dan termoderen di Surabaya Barat. Bukan itu saja, Anda pun dapat menggelar berbagai acara mulai dari pameran, kegiatan promosi, gathering, wedding party, bahkan konvensi.

Untuk berbagai aktivitas tersebut, Anda tinggal memilih ruang atau space mana yang sesuai dengan kebutuhan. Seperti Atrium di Lower Ground (LG) seluas 1200 meter persegi bisa dipakai multifungsi untuk pameran, music performance, launching produk, dan sebagainya. Honda pernah memakai area ini untuk “World Asimo Tour”, kemudian Hip-Hip Hura SCTV, bazaar lebaran dan sejumlah acara penarikan undian. Atrium letaknya sangat stratgis sehingga setiap pengunjung dari segala penjuru dipastikan bisa melihat aktivitas di sana. Berdaya listrik 20 ribu watt, pengelola menarifkan harga sewa Rp 20 juta per hari belum termasuk PPN.

Selain itu, di lantai satu ada ball room seluas 2000 meter persegi. Ball room ini sangat pas untuk wedding party, meeting atau gathering perusahaan. Berkapasitas sekitar 2000 orang standing, 1500 orang theater style, dan 750 orang round table, harga sewanya dipatok Rp 35 juta dengan daya listrik 50 ribu watt per hari. Masih di lantai yang sama bersebelahan dengan ball room, terdapat Surabaya Supermal Convention Centre (SSCC) seluas 4217, 46 meter persegi. Bulan Juni lalu, festival budaya Budhist terbesar di Surabaya diadakan di tempat ini, kemudian gathering perusahaan, konser music, pameran automotif dan sebagainya. Harga sewanya lebih mahal sedikit dengan ball room yaitu sekitar Rp 40 hingga 44 juta per hari, belum termasuk PPN. Di dalamnya dapat disediakan sambungan line telepon, perlengkapan multimedia, dan AC sentral selama kegiatan berlangsung. Untuk event minimal 3 hari, penyelenggara mendapatkan diskon 20 persen, dan 30 persen untuk minimal 5 hari pemakaian. Faslitas internet gratis via WIFI dapat Anda nikmati di area food court.

Bukan itu saja, Anda pun dapat melakukan promo kecil seperti pameran kartu kredit, show mobil atau motor di 14 koridor yang tersebar pada 14 titik berbeda. Harga sewanya pun relatif murah sekitar Rp 1 juta – Rp 2 juta per harinya untuk ukuran koridor 60 – 64 meter persegi.

Tingginya kebutuhan space untuk event ini mendorong pengelola SPI membuka lahan komersial yang cukup potensial yaitu lahan parkir outdoor seluas 5000 meter persegi. Baru April 2008 lalu lahan ini dibuka, sejumlah perusahaan sudah mengantri. Sebut saja Honda untuk lauching Revo-nya, kemudian Hypermart untuk promo kartu belanja. . Untuk sewanya outdoor ini dikenakan Rp 100 juta diluar preparation Rp 50 juta per harinya.

Meski terletak bukan di tengah kota, keberadaan SPI menjadi begitu prestise karena letaknya di area kawasan komersial terbesar di Indonesia, Superblok Pakuwon. Dalam area Superblok Pakuwon seluas 30 hektar ini berdirilah Pakuwon Trade Centre, ruko, hotel berbintang empat, apartemen, dan office park. Selain itu kawasn tersebut dikelilingi sejumlah komplek perumahan elit seperti Villa Bukit Emas, Bukit Darmo Golf, Kota Baru CitraRaya, Graha Family, Adi Istana, dan Pakuwan Indah.

Untuk menuju ke tempat ini, dari pusat kota cukup ditempuh dalam waktu 30 menit. Akan lebih mudah jika melalui tol. Anda cukup turun di pintu tol Darmo, lalu ambil jalan menyusuri perumahan Darmo Sarellite dan Darmo Golf , di situ Anda akan melihat mal ini dari kejauhan.

ALamat : Jalan Puncak Indah Lontar No.2, Surabaya Barat, T : 031 7393999

1 Komentar

Filed under venue

Pakuwon Trade Centre (PTC)


PTC dan SPI adalah satu kesatuan paket rencana pembangunan Superblok Pakuwon yang dibangun secara bersamaan di area yang berdampingan. Jika Anda berada di area SPI cukup menyusuri satu lorong connection, Anda sudah dapat mengunjungi PTC di area seluas 80 meter persegi. Pengelolaannya pun ditangan satu manajerial PT Pakuwon Permai. Lantas, apa yang membedakan SPI dan PTC ?

Jika dilihat sekilas memang keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu pusat perbelanjaan yang tertata apik, elegan, dan modern. Tetapi jika dicermati, Anda akan menemukan perbedaan yang cukup signifikan. Salah satu perbedaannya adalah segmentasi pengunjung. Meski tidak bermaksud membedakan kelas pengunjung. Tetapi, dilihat dari display produk yang dijual, SPI lebih menghadirkan gaya hidup kelas atas dengan aneka pilihan produk bermerek internasional. Sedangkan PTC, diperuntukkan untuk pemasaran mikro ritel atau sejenis UKM seperti batik centre, handycraft, sepatu, aneka tanaman hias (flora centre) sampai toko binatang (pet shop). Konsep bangunan berbentuk persegi panjang dan berlantai tiga ini menurut Kika Dhersy Putri, Advertising & Promotion Coordinator memang lebih difokuskan untuk perdagangan dengan harga terjangkau pada segmen tertentu.

Bagi para tenant yang ingin berpromosi atau Anda ingin mengadakan event, area Atrium seluas 360 meter persegi di Ground dapat dimanfaatkan. Harga sewanya pun relative murah sebesar Rp 5 juta per hari sudah termasuk listrik berdaya 8000 watt. Selain itu di tiap zonanya juga terdapat area promo seluas 260 meter persegi. Untuk keamanan gedung dari bahaya kebakaran, jangan khawatir, baik SPI dan PTC telah dilengkapi sistem alarm dan jaringan springkle sistem untuk peranti anti kebakaran

Alamat : Jl. Puncak Indah Lontar 2, Surabaya T : (031) 7393888, 7393 999

Tinggalkan komentar

Filed under venue

Grand City Convention Centre

Berlokasi tepat di jantung kota Surabaya dan lokasi bisnis paling strategis (Central Business District/CBD), Maret 2009 nanti akan resmi berdiri Grand City Convention and Exhibition Hall seluas 21 ribu m2. Convention hall ini letaknya bersebelahan dengan Grand City Mall. Ada jalan penghubung (connection) sepanjang 30 meter untuk pengunjung mal yang ingin ke area pameran melalui tiap lantai mal.

Bangunan milik PT Hardayawidya Graha ini terinspirasi dari Suntec Singapura yang direncanakan akan menjadi venue paling representatif untuk event-event berskala besar dan internasional.. Setelah selama tiga tahun pengelola melakukan riset pasar, tercetuslah gagasan menghadirkan gaya hidup lebih dari one stop shopping, tetapi juga one stop MICE. Selain convention hall, di atas lahan seluas 4,5 hektar ini akan berdiri mal, area perkantoran, hotel bintang lima dan apartemen yang saling terintergrasi. Pengunjung yang dibidik pun adalah kalangan atas yang ingin serba praktis, cepat, mudah dan nyaman. Untuk traffic pengunjung, pengelola telah menyiapkan lahan parkir di tiap lantai mal yang terhubung dengan convention. Total kapasitas parkir dalam ini mampu menampung sekitar 2500 kendaraan.

Fasilitas :

· Exhibition hall seluas 4.010,3 m2

· Pre-function seluas 883,4 m2

· Convention hall seluas 2900 m2 (lantai 1), panggung seluas 255 m2, dan space area 600 m2

· Convention hall seluas 3.500 m2 (lantai 2)

· Grand meeting area seluas 3.000 m2 bisa dibagi menjadi beberapa ruang

· Ball room dan pre-function seluas 2.000 m2

· Business centre

· VIP Lounge

· WIFI

· Loading area mampu menahan beban seberat 2 ton per lantainya

Alamat :

Jl. Gubeng Pojok Dalam Surabaya 60272

Telp : (62-31) 545 9000

Fax : (62 – 31) 546 6080

Tinggalkan komentar

Filed under venue

Ganti Logo, Pentawira Makin Mantap di Jalurnya

Logo yang terpatri pada suatu perusahaan tidaklah sekedar berfungsi sebagai tanda pengenal, tetapi juga cermin jati diri kehidupan perusahaan di masa sekarang dan mendatang. Ada goal besar yang ingin diraih dari pemilik logo untuk suatu pencapaian. Tak heran jika logo pun kerap dipandang memiliki nilai kesakralan tertentu yang mengandung unsur keberuntungan. Filosofi ini rupanya menjadi perhatian perusahaan kontraktor ternama negeri ini, PT Pentawira Cipta Indonesia.

Tepat di tahun ke-13, Egi Kristian, menahkodai perusahaan kontraktor yang pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2008 meraih kontraktor stand terbaik atas produk Honda motor. Di usia yang beranjak belia ini, Egi merasa sangat perlu menancapkan brand-nya untuk tampil semakin percaya diri. Salah satunya adalah dengan mengganti logo yang lebih mencerminkan core bisnis sebagai kontraktor stan. Meski saat ini dunia MICE berkembang pesat, Pentawira tetap tidak akan tergiur untuk menerjuni bidang lain. “ Kita tidak akan tergoda untuk menjadi event organizer dan sebagainya. Kita ingin dikenal sebagai kontraktor stan yang terbaik,” tandas Egi saat peluncuran logo barunya.

Visualiasasi logo yang masih merupakan deretan huruf bertuliskan pentawira berwarna hitam pekat ini memang terlihat lebih matang dan fokus. Bukan itu saja, untuk momen peluncurannya pun Egi sangat memperhatikan aspek angka pada tanggal, bulan, tahun, sampai detik. Siapa tahu, logo yang baru di waktu yang pas, terus membuahkan keberuntungan, Egi berharap. Tepat tanggal 28 bulan 8 tahun 2008 pukul 20:08, sirene yang menandai lahirnya logo itu pun berbunyi. “Semoga menjadi lebih baik untuk semua! “ pekik Egi.

Tinggalkan komentar

Filed under Berita MICE

Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC) Raih Penghargaan

Lagi, Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC), mencetak prestasi setelah sebelumnya di bulan Mei 2008, gedung pameran dan konvensi yang terletak di sebelah selatan Sungai Yarra dinobatkan oleh GBCA (Green Building Council of Australia) sebagai “The 6 Star Green Star Environmental”. Sebuah prestasi yang sangat bergengsi karena sebagai convention centre, MCEC lah yang pertama di dunia yang berkesempatan meraihnya.

Masih di tahun yang sama, tepatnya September 2008, MCEC kembali mendulang pernghargaan sebagai convention centre yang memiliki manajemen dengan performa excellent. Tidak tanggung-tanggung, AIPC (International Association of Congress Centre) yang beranggotakan lebih dari 49 negara ini langsung memberikannya predikat gold sebagai bentuk pencapaian yang mendekati sempurna. Penghargaan ini lagi-lagi yang pertama kalinya disandang untuk sekelas convention centre yang ada di seluruh dunia.

Ada 10 kriteria penilaian manajemen yang menjadi acuan AIPC Quality standard yaitu pelayanan terhadap klien, kualitas dari fasilitas dan pengelolaan yang professional, hubungan dengan karyawannya, kesehatan, keamanan dan kenyamanan, kecepatan dalam merespon keadaan darurat, keadaan keuangan, hubungan dengan masyarakat sekitar, kepedulian terhadap lingkungan alama, juga aspek hubungan dengan pemain di industrinya dan para supplier yang mendukung aktivitas MICE.

Pemerintah bagian Victoria yang memilki gedung seluas 100 ribu m2 ini memang pantas berbangga. Setidaknya ini menjadi buah keberhasilan dari kepedulian yang begitu tinggi dari pemerintah di sana untuk menjadikan Melbourne sebagai tujuan wisata MICE berkelas dunia. Tak usah khawatir dengan investasi besar demi mewujudkan sebuah mimpi yang juga besar. Terbukti Investasi sebesar 1,4 Miliar dolar Ausralia pun kini tengah berbuah manis. Bagaimana dengan gedung convention kita ? sepertinya gedung-gedung pertemuan di Indonesia harus banyak belajar dari MCEC.

Tinggalkan komentar

Filed under Berita MICE